Pengamat sepak bola Tommy Welly atau yang akrap disapa Bung Towel mengaku bahwa belakangan iklim sepak bola Indonesia kurang baik karena banyak bermunculan buzzer.
Para buzzer ini ramai di sosial media kata Bung Towel saat ia berikan kritik kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong atau ketum PSSI Erick Thohir.
"Kalau saya mengkritisi, memberi catatan, mempertanyakan tentang Shin Tae-yong atau Erick Thohir, biasanya saya diserang tuh sama netizen atau yah mungkin buzzer juga," ucap Bung Towel seperti dikutip dari Youtube GOCEK BUNGTOWEL, Sabtu (23/9).
"Jadi saya menduga, situasi sekarang sepak bola kita, atmosfernya, udaranya juga dipengaruhi oleh situasi seperti itu," lanjut Bung Towel.
Bung Towel mengatakan bahwa belakangan ia memang rajin berikan kritik kepada Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ditegaskan Bung Towel, ia memberikan kritik pun ada landasannya, tidak asal kritik.
Namun sayangnya, kritikan tersebut malah berbalik serangan luar biasa kepada dirinya. Serangan kepada dirinya kata Bung Towel diduga dilakukan dari para buzzer.
Serangan dari para buzzer ini bahkan sampai menyasar ke pribadi bung Towel, anak dan orang tuanya juga ikut dihajar para buzzer.
"Dampak jadi serangan buzzer, sampai ke anak saya, putri saya, sampai ke ibu, itu yang tidak sehat. Nggak sehat untuk iklim sepak bola Indonesia keseluruhan," ungkap Bung Towel.
Menurut pengamatan Bung Towel, saat ia mengkritik Shin Tae-yong dan ketum PSSI Erick Thohir, serangan buzzer ini semakin brutal.
Hal itu yang membuat Bung Towel mempertanyakan apakah Shin Tae-yong anti kritik? Karena menurutnya, di negara manapun pelatih timnas itu akan selalu mendapat kritik.
Mereka yang duduk sebagai pelatih timnas kata Bung Towel berada di kursi panas dan harus siap mendapat kritik.
"Jadi kalau saya mengkritisi, memberi catatan, saya dianggap anti STY. Kalay saya anti STY, maka saya local pride," ungkap Bung Towel.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-24 Bakal Ditumbalkan Korut, Indra Sjafri Berpeluang Lawan Musuh Bebuyutan Shin Tae-yong?
-
Bantuan Rp 85,6 Miliar Bukti Indonesia 'Anak Emas' FIFA
-
Terawangan Arief Pouyuono, Sosok Cawapres yang Cocok untuk Prabowo; Gus Yaqut
-
Foto Bareng Erick Thohir, Ahmad Dhani Disindir: Slank Versi Ke-2?
-
Indra Sjafri Mulai Diragukan, Kenapa Bukan Shin Tae-yong Pimpin Timnas Indonesia di Asian Games 2022?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
BRI Bagi-bagi Voucher Setiap Hari Kerja di Vibes Resto & Lounge
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian