Pelatih Shin Tae-yong secara blak-blakan membongkar kelemahan pemain lokal Timnas Indonesia. Ia menyebut mereka takut kalah duluan dibandingkan dengan masalah skill.
Shin Tae-yong sudah membawa banyak perubahan di tubuh Timnas Indonesia sejak didatangkan pada 2020 silam.
Meski skuad Garuda belum memiliki tropi, pelatih asal Korea Selatan tersebut berpeluang tampil di Piala Dunia 2026.
Salah satu strategi yang dilakan Shin Tae-yong untuk bisa membawa Timnas Indonesia sampai tahap ini dengan melakukan naturalisasi.
Hal ini dilakukan guna menutupi kekurangan para pemain lokal Timnas Indonesia. Menurutnya, pemain lokal Timnas Indonesia tenggelam dalam rasa kekalahan.
"Kekurangan dari para pemain Indonesia yang ada adalah mereka agak tenggelam dalam rasa kekalahan (takut kalah duluan) dibandingkan masalah skill." Ujar Shin Tae-Yong dilansir dari Best Eleven.
"(Dengan keberadaan) Banyak pemain timnas naturalisasi yang menghapus kekurangan tersebut."
"Jadi bisa dibilang Indonesia menjadi tim yang jauh lebih menakutkan dari sebelumnya," pungkasnya.
Kebijakan naturalisasi ini memang terbukti ampuh sehingga Timnas Indonesia bisa melaju sampai sejauh ini.
Baca Juga: Shin Tae-yong Bikin Pengamat Sepak Bola Bertanya-tanya jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kini, tantangan berat menghampiri Shin Tae-yong dengan beban membawa Timnas Indonesia berprestasi di Asia.
Pasukan Garuda memiliki peluang untuk membuktikan kepada negara-negara Asia bahwa kekuatan Timnas Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ