Suara.com - Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merotasi puluhan pejabat pemerintah provinsi ke posisi baru. Menurut Jokowi, keputusan ini berdasarkan aduan dan apresiasi masyarakat yang disampaikan kepada dirinya.
"Saya tahu semua mana yang benar dan serius, yang konkrit, yang nyata, kelihatan semua. Karena setiap hari saya di lapangan. Juga yang lapor ke saya, sudah beres pak, sudah bagus pak, seremonial baik, tapi mohon maaf kalau itu tak bisa direalisasikan," ujar Jokowi, saat acara pelantikan pejabat Pemprov di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Jokowi mengingatkan pejabat harus mengikuti keinginan rakyat. Dengan rotasi posisi, Jokowi berharap pejabat Pemprov mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
“Dengan pelantikan ini kita harap semua berada dalam rel yang selama ini saya sampaikan. Kita ditunggu masyarakat yang ingin Jakarta berubah. Selamat bekerja dan terimakasih," tambah Jokowi .
Rotasi posisi dilakukan berdasarkan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 200 tahun 2014, tertanggal 11 Februari 2014 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dalam dan dari jabatan Eselon II.
Berita Terkait
-
Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?
-
Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua
-
Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
-
Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman
-
Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
-
Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita
-
Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri
-
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja
-
Penuhi Panggilan KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Saya Tidak Kenal Pihak yang Terlibat Korupsi Haji
-
Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal