Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantah informasi letusan besar diikuti awan panas, banjir lahar dingin dan gempa besar, pascaerupsi Gunung Kelud.
"Adanya informasi akan ada letusan besar diikuti awan panas, banjir lahar dingin dan gempa besar, itu adalah HOAX. Tidak benar. Jangan ikut-ikutan menyebarluaskan," tegas Sutopo, Humas BNPB, Jumat (14/2/2014).
BNPB menekankan kepada warga untuk mengosongkan wilayah Gunung Kelud hingga radius 10 kilometer untuk kategori wilayah aman.
"Aktivitas vulkanik Gunung Kelud menunjukkan penurunan. Tetapi status tetap Awas (level IV) dan radius 10 km harus kosong," kata Sutopo.
Sedangkan untuk wilayah di sekitar Gunung Kelud, seperti Blitar, Kediri, dan Malang, Sutopo memantau, masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
Selain itu, akibat erupsi ini, BNPB mencatat dua orang meninggal, atas nama Sail (60) dan Pontini (65). Sedangkan ada 100.248 jiwa lainnya harus mengungsi yang tersebar di 172 titik di empat Kabupaten.
Kebutuhan yang mendesak, sambung Sutopo, adalah masker dan relawan untuk membersihkan abu dan masker di jalan dan perumahan. Selain itu juga mobil tangki air untuk menyemprot jalan.
Berita Terkait
-
Sempat Viral Camat Ngamuk Soal Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara
-
Purbaya Siapkan Anggaran Penanganan Karhutla Kalimantan, Minta BNPB Tak Mark Up Dana
-
Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?
-
Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Shin Tae-yong Soal Hubungan dengan Erick Thohir: Gak Ada Hubungan Baik atau...
-
Mengenal Rayo Vallecano, Mantan Klub Jordi Amat Pelabuhan Baru Emil Audero
-
Diskon Hiburan Akhir Pekan dari BRI, Segera Klaim Sekarang!
-
Dari Menganggur hingga Panen Telur, Amat Rasakan Manfaat Program Ayam Petelur PTBA
-
DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030
-
Buntut Kericuhan Aksi 27 Agustus: Polisi Amankan 322 Orang, 45 Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Ketua Kadin Gowa Ardiansyah Arsyad Dijemput Paksa Polisi di Bandara Soetta Terkait Kasus Pungli
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Rapor Kinerja BRI Sepanjang 2026: Unggul Telak di Kredit UMKM dan Profitabilitas