Suara.com - Partai Golkar menyatakan telah siap memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Hal ini disebabkan Partai Golkar memiliki Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) dan Juru Kampanye Daerah (Jurkamda) yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
“Kami satu-satunya partai di Indonesia yang memiliki Jurkamnas dan Jurkamda hingga ke tingkat kecamatan dan desa di seluruh wilayah di Tanah Air,” ujar Sekretaris Umum BKPP DPP Partai Golkar, Rully Chairul Azwar dalam konferensi pers tentang “Partai Golkar Siap Memenangkan Pemilu 2014? di Media Lounge AMPI, Komplek DPP partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (17/2/2014).
Menurutnya, saat ini Partai Golkar menyebar 50.000 Jurkamnas dan Jurkamda untuk menjelaskan program-program Golkar kepada masyarakat.Para Jurkamnas dan Jurkamda itu terdiri dari para caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, pengurus Golkar, tokoh masyarakat, serta simpatisan partai Golkar.
Sebelum terjun langsung ke masyarakat, kata Rully Chairul Azwar, para Jurkamnas dan Jurkamda telah diberi pelatihan untuk memantapkan langkah-langkah sosialisasi dan mobilisasi yang efektif dan efisien. Rully yakin kehadiran Jurkamnas dan Jurkamda dapat meningkatkan perolehan suara Partai Golkar secara nasional.
Rully menilai, para Jurkamnas dan Jurkamda merupakan kader-kader yang teruji dalam menggerakan mesin partai dan memberikan solusi terhadap aspirasi masyarakat. “Mereka adalah kader-kader yang mampu membaur dengan masyarakat setempat,” tegasnya.
Sementara Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Meutya Hafid menambahkan, Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) yang sudah di depan mata akan dimenangkan oleh Partai Golkar apabila semua kader partai bekerja keras dan bekerja sama dengan baik untuk memenangkan Pemilu 2014.
“Semua kader harus bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2014. Untuk itu para kader Golkar harus saling bahu-membahu dengan kader Golkar lain di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Soal Revisi UU Pemilu, Puan: Fokus Urusan Rakyat Terlebih Dahulu Sebelum Bicara Politik 2029
-
Jimly Asshiddiqie Usul 16 UU Kepemiluan Disatukan Lewat Omnibus Law
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar