Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan ke Posko Banjir di Posyandu Anyelir 1, di Jalan MT Haryono, Kampung Dalam, RW 1, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (23/2/2014).
Bantuan yang diberikan Jokowi ini berupa buku tulis dan beras lima kilogram. Buku tulis yang diberikan bersampulkan gambar Kartu Jakarta Pintar (KJP) dengan tagline, "Ayo anak-anak rajin belajar, kan sudah ada kartu Jakarta pintar,' Jokowi Gubernur Jakarta"
Anak-anak dan ibu-ibu merupakan orang yang paling bersemangat mengantri pembagian bantuan ini. Di Posko banjir ini, ada 150 Kepala Keluarga (KK) dengan total 500 jiwa dari dua RT, RT 4 dan RT 5, yang mengungsi.
Lurah Cawang Ompu Muhammad Taufik mengatakan, banjir ini datang usai hujan yang mengguyur Jakarta seharian. Di wilayahnya ini, ada 6 RW yang terdampak dari luapan Kali Ciliwung. Namun, wilayah yang paling parah ada di RW 1.
"Tadi malam sempat 100 sentimeter, ada juga yang sampai 200 sentimeter," tutur Ompu di lokasi.
Selain di posko Posyandu ini, warga RW 1 yang kebanjiran ditempatkan di Gedung Nindya Karya. Di pengungsian ini ada 200 KK dengan 500 jiwa dari 3 RT, yaitu RT 6,7, dan 8.
Ompu mengatakan, rencana relokasi untuk warga yang kebanjiran juga sudah ada. Dia mengatakan, pembicaraan relokasi ini masih ditataran Kota Madya Jakarta Timur. Warga pun, sambungnya, juga sudah menyatakan kesiapannya jika memang harus direlokasi.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar