Suara.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan membuka kantor baru di Batam, yang berdekatan dengan Singapura. Wakil Ketua PPATK Agus Santoso mengungkapkan, pembukaan kantor di Batam itu merupakan salah satu upaya untuk mencegah transfer mencurigakan terkait penyelundupan BBM atau pembalakan hutan.
“Orang yang berusia di atas 45 tahun biasanya cenderung membeli properti untuk menyembunyikan dana yang mencurigakan. Sedangkan orang yang berumur lebih muda lebih memilih membeli produk asuransi atau produk finansial lainnya,” kata Agus.
Kantor baru PPATK itu nantinya akan diisi oleh 50 orang karyawan. Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci kapan kantor baru PPATK itu akan mulai beroperasi.
Sejak Januari lalu, PPATK sudah meminta bank untuk melaporkan dana yang masuk dan keluar dari Indonesia tanpa melihat nominalnya. Kebijakan ini dilakukan agar PPATK mudah untuk melacak remitansi dari pekerja di luar negeri serta pendapatan yang dihasilkan eksportir.
Berdasarkan survei Transparansi Internasional, Indonesia menempati posisi 114 dari 177 negara untuk persepsi korupsi. (Bloomberg)
Tag
Berita Terkait
-
Mata dan Telinga Prabowo Pelototi Semua Program: Pejabat Jangan Coba-coba Korupsi!
-
KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening
-
'Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi!' Janji Prabowo Perkuat KPK hingga Kejagung Sikat Koruptor
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan