Suara.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan mendatangi sendiri para pembuat spanduk ancaman yang bertuliskan "Penggal Kepala Mangku P." Mangku Pastika akan mengajak mereka berdialog dengan semangat persaudaraan.
"Saya akan datangi ke rumahnya, tidak usah ramai-ramai. Saya datang sendiri, saya kira berani kok. Kalau mereka tidak mau datang, saya yang akan datangi. Saya katakan dengan semangat bersaudara, dia adalah anak saya, saudara saya yang harus diselamatkan," kata Mangku Pastika ketika menutup dialog terbuka dengan berbagai komponen masyarakat Bali, di Denpasar, Minggu (2/3/2014).
Sebenarnya Mangku Pastika ingin masyarakat yang tergabung di Jaringan Aksi Tolak Reklamasi (Jalak) Sidakarya -- pihak yang memasang spanduk ancaman -- untuk hadir dalam acara dialog. Namun, komponen masyarakat itu tidak hadir, meski sudah diundang lewat surat, telepon, dan pesan singkat.
"Saya tidak pendendam, saya mendambakan kedamaian, saya hanya ingin tahu siapa yang nyuruh nulis itu. Saya yakin yang nulis itu tidak sadar, jangan-jangan cuma gagah-gagahan saja anak-anak kita," kata Mangku Pastika sembari meneteskan air mata, dikutip dari Antara.
Demikian juga dengan masyarakat yang membubuhkan cap jempol darah pada spanduk, menurut Mangku Pastika, kemungkinan juga supaya terlihat gagah. Tetapi, mantan Kapolda Bali itu berkeyakinan, di balik tindakan pembuatan dan pemasangan spanduk, ada yang menyuruh dan memprovokasi.
"Itu yang saya mau dapat yang memprovokasi. Kalau dibiarkan, ini balik lagi, membuat opini lagi, dan bisa membuat rusuh," ujarnya sembari menyebut tidak keberatan untuk memaafkan.
Terkait siapa dalang dalam pembuatan spanduk, Mangku Pastika telah menyerahkan sepenuhnya pengusutan kepada Polda Bali.
Terkait dengan persoalan penolakan reklamasi Teluk Benoa, Badung, yang menjadi salah satu dasar pembuatan spanduk, Mangku Pastika mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir karena dirinya sangat sayang pada Bali dan tidak mungkin merusak Bali.
Tag
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026