Suara.com - Pemerintah harus menindak tegas pelaku pembakaran hutan di Provinsi Riau. Kebakaran hutan yang disebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab sudah banyak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar, seperti penyakit pernapasan, gangguan jarak pandang, hambatan transportasi dan mobilitas di daerah sekitar.
“Kebakaran hutan di Riau tidak pernah ada habisnya. Itu ulah orang-orang yang tidak tahu diri yang mau membuka lahan tapi tidak memperhatikan lingkungannya. Pemerintah wajib menindak tegas para pelaku,” ujar anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo di Jakarta, dalam siaran pers, Senin (3/3/2014).
Firman menambahkan, kebakaran hutan juga berdampak negatif terhadap hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Karena itu pemerintah Indonesia harus bertindak tegas kepada para pelaku, dari mana pun asalnya.
“Jadi jangan sampai menimbulkan permasalahan-permasalahan terus seperti ini. Padahal belum tentu pelakunya dari Indonesia, tapi Indonesia yang disalahkan karena sumber kebakarannya dari Indonesia," tambahnya.
Pemerintah Indonesia mengumumkan sepanjang tahun 2013 dan 2014 telah menindak 41 kasus terkait kebakaran hutan di Riau. Sebanyak 25 tersangka sudah masuk ke proses pengadilan. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga Singapura dan Malaysia.
Berita Terkait
-
Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat
-
Selain Anak Bupati, Kasus Narkoba di Riau Juga Rupanya Menjerat Seorang Selebgram Berhijab
-
BNN Bebaskan Anak Bupati yang Positif Ganja karena Cuma Terpapar, Netizen: Capek Dibodohi Terus
-
Monopoli Listrik Tapi Pelayanan Amburadul, Masih Pantaskah Dirut PLN Mempertahankan Jabatan?
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Baru Ada di Jakarta dan Jogja, Menkes Dorong Layanan Transplantasi Hati Hadir di 34 Provinsi
-
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Polda Metro Jaya Tarik Berkas dari Puspom TNI
-
Pakar UMY Soroti Respon Seskab Teddy ke Dino: Waspada Diksi yang Picu Tafsir Liar!
-
Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global
-
Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal
-
Kecelakaan Pesawat T-34 Taiwan, Kegagalan Simulasi Mesin Tewaskan 2 Pilot Militer di Kaohsiung
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh