News / Nasional
Senin, 03 Maret 2014 | 13:01 WIB
Ilustrasi: Kawasan lahan gambut yang terbakar. (foto: Antara/Irwansyah Putra)

Suara.com - Pemerintah harus menindak tegas pelaku pembakaran hutan di Provinsi Riau. Kebakaran hutan yang disebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab sudah banyak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar, seperti penyakit pernapasan, gangguan jarak pandang, hambatan transportasi dan mobilitas di daerah sekitar.

“Kebakaran hutan di Riau tidak pernah ada habisnya. Itu ulah orang-orang yang tidak tahu diri yang mau membuka lahan tapi tidak memperhatikan lingkungannya. Pemerintah wajib menindak tegas para pelaku,” ujar anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo di Jakarta, dalam siaran pers, Senin (3/3/2014).

Firman menambahkan, kebakaran hutan juga berdampak negatif terhadap hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Karena itu pemerintah Indonesia harus bertindak tegas kepada para pelaku, dari mana pun asalnya.

“Jadi jangan sampai menimbulkan permasalahan-permasalahan terus seperti ini. Padahal belum tentu pelakunya dari Indonesia, tapi Indonesia yang disalahkan karena sumber kebakarannya dari Indonesia," tambahnya.

Pemerintah Indonesia mengumumkan sepanjang tahun 2013 dan 2014 telah menindak 41 kasus terkait kebakaran hutan di Riau. Sebanyak 25 tersangka sudah masuk ke proses pengadilan. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga Singapura dan Malaysia.

Load More