Matamata - Seorang lelaki Australia diharuskan pengadilan untuk memberikan ganti rugi sebesar 105 ribu dolar Australia atau senilai 1 miliar rupiah kepada seorang mantan guru musiknya. Putusan tersebut dikeluarkan setelah si lelaki terbukti bersalah mencemarkan nama baik sang guru melalui Twitter dan Facebook.
Andrew Farley (20), putra dari mantan kepala jurusan musik dan seni di sekolahnya mengirim pesan yang mencemarkan nama baik Christine Mickle (58) seorang guru musik. Christine adalah guru yang menggantikan posisi ayah Andrew sebagai kepala jurusan. Ayah Andrew turun dari jabatannya pada tahun 2008 atas alasan kesehatan.
Padahal, dia belum pernah sama sekali diampu oleh Christine. Pesan tersebut pun dikirim satu tahun setelah kelulusannya. Dalam pesan tersebut, Andrew menuduh Christine-lah yang menyebabkan ayahnya turun jabatan.
"Tampaknya terdakwa menyimpan dendam terhadap korban, mungkin berdasarkan anggapan bahwa dia (korban) mengakibatkan ayahnya keluar dari sekolah," terang Michael Elkaim, hakim yang menyidangkan kasus itu. (Telegraph)
Berita Terkait
-
Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi