Suara.com - Sosok berinisial SS, lelaki yang diduga terlihat dalam video asusila yang menghebohkan warga Cisarua, Kabupaten Bogor, baru-baru ini, kian banyak dibicarakan. Masalahnya terutama karena SS diketahui oleh sebagian masyarakat dan kalangan ulama di wilayah tersebut adalah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.
Hal tersebut diketahui setelah video dimaksud menyebar di tengah masyarakat, bahkan sampai ke kalangan ulama di wilayah Cisarua, yang antara lain mengenali wajah lelaki yang berperan dalam video asusila tersebut mirip dengan terduga SS. Dugaan diperkuat setelah sejumlah warga Cisarua, dengan dipimpin Ketua MUI daerah itu, pada Rabu (12/3/2014) malam, menggelar pertemuan dalam rangka menyikapi beredarnya video itu.
Sebagaimana diberitakan Antara, desakan adanya tindakan pun lantas disampaikan oleh Ketua MUI Kecamatan Cisarua, KH Rahmatullah. Ia meminta agar MUI Kabupaten Bogor segera mengambil tindakan tegas atas beredarnya video asusila yang dinilai telah mencoreng citra umat Islam itu.
"Kami mendesak MUI Kabupaten Bogor segera mengambil sikap untuk menindaklanjuti kasus ini," ujar Rahmatullah.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Adji, yang ditemui seusai rapat pengurus, Kamis (13/4), membenarkan bahwa SS yang diduga mirip lelaki di dalam video asusila tersebut merupakan salah satu pengurus di majelis pimpinannya. "Bahwa yang bersangkutan Saiful Sardi (SS) memang pernah menjadi pengurus MUI Kabupaten Bogor, tetapi yang bersangkutan sudah non-aktif sejak Desember 2011," ujarnya.
Namun, walau non-aktif, SS menurut Mukri memang sampai hari ini masih tercatat sebagai pengurus MUI Kabupaten Bogor, tepatnya selaku Ketua Komisi Organisasi Hubungan Luar Negeri. Lebih jauh, ia juga membenarkan bahwa SS pun menjabat sebagai Ketua BAZ Kabupaten Bogor, serta merupakan Pengurus DKM Masjid Baituf Faizin Cibinong. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta