Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka membantah isu TKI Satinah yang bakal dipancung beberapa hari lagi di Arab Saudi sengaja digunakan untuk mendongkrak elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.
"Terserah lah. Semua orang punya cara, tapi mari kita positif thinking. Kalau kamu sebagai Satinah, perlu enggak seorang Jokowi memberikan bantuan untuk kamu? Pasti ngerasa perlu, karena apapun masyarakat mau jadi gong untuk menyuarakan ayo gotong royong," tegas Rieke usai bertemu Jokowi, di Balaikota, Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Rieke menambahkan yang terpenting adalah menyelematkan TKI di negeri orang.
"Terserah orang nilai apa, yang penting bagi saya, dengan mas Jokowi ini kan lewat diskusi. Pasti ada pertanyaan itu, yang penting dia (Satinah) bisa diselamatkan. Satu nyawa dia orang Indonesia. Ini akan jadi contoh untuk Indonesia ke depan," tambahnya.
Jokowi merogoh koceknya ikut patungan membayari uang darah atau uang diyat buat menebus TKI Satinah asal Ungaran, Semarang, dan memasukannya ke dalam kota yang diedarkan oleh Rieke bersama aktivis Migrant Care.
Jokowi memberikan uang Rp10 ribu yang diambil dari dalam dompetnya.
"Pak Jokowi sudah ngasih amplop kok, ini amplopnya, tapi isinya, ada deh," sambar Rieke yang menjawab sindiran, Kok Pak Jokowi sumbangannya cuma Rp 10 ribu?
Usai memberikan sumbangan, Migrant Care memberikan cinderamata sebuah kaos khusus untuk Jokowi. Kaos itu bertuliskan "JKW4 Save Satinah" dengan gambar Jokowi dan Satinah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas