Suara.com - Badan keamanan Amerika Serikat dan Eropa memperkirakan Rusia telah mengerahkan 30 ribu pasukan milter dan milisi di perbatasan Ukraina menyusul aneksasi Rusia atas Krimea lewat jajak pendapat atau referendum.
Seperti diberitakan Reuters, sumber dari badaan keamanan menyebutkan jumlah pasukan itu meningkat dalam sepekan dari sebelumnya sekitar 20 ribu orang dari yang sebelumnya pernah dilaporkan media.
Hingga kini diyakini pengerahan penambahan pasukan tersu terjadi disepanjang perbatasan meski sejumlah unit militer berganti dan sebagian telah keluar dari kawasan itu.
Sumber itu juga mengungkapkan kalau mereka yang dikerahkan adalah pasukan organik infanteri, unit lapis baja dan pasukan dukungan udara.
Sementara pasukan milisi yang mulai dikerahkan terdiri dari unit khusus pejuang Rusia tanpa identitas seragam, mirip dengan pasukan Rusia yang dikerahkan ke Krimea pada awal pengambilalihan oleh Rusia pasca referendum.
Pejabat keamanan Amerika dan Eropa yang tidak disebutkan namanya itu juga menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berencana pengerahan pasukan itu agar tidak dikenali dan diketahui. Putin menginginkan semua kebijakannya kepada penasehat dan komandan militernya tidak diketahui juga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara