Suara.com - Indonesia berhasil menempatkan delapan wakilnya ke perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Yonex-Sunrise Malaysia Grand Prix Gold 2014 yang berhadiah total 120 ribu dolar Amerika Serikat.
Laman resmi PBSI menyampaikan kedelapan wakil yang akan bertarung di laga lanjutan yakni Simon Santoso (tunggal putra), Adriyanti Firdasari (tunggal putri), Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon, Fran Kurniawan/Bona Septano, dan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan (ganda putra), Praveen Jordan/Debby Susanto, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, serta Muhammad Rijal/Vita Marissa (ganda campuran).
Pada nomor tunggal putra, Simon Santoso masuk ke perempat final setelah menang mudah dari unggulan kelima dari Cina, Song Xue dalam waktu 39 menit.
Pada babak selanjutnya, Simon yang kini menempati peringkat 56 dunia bakal menghadapi pemain tuan rumah Malaysia, Soo Teck Zhi. Ini adalah pertarungan yang pertama bagi keduanya.
Di tunggal putri, Adriyanti Firdasari juga berhasil lolos ke babak perempat final Malaysia Open Grand Prix Gold 2014 setelah berhasil membekuk unggulan ketiga, Yui Hashimoto dari Jepang dengan skor 21-17 dan 21-13.
Pasangan ganda putra Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon yang menempati unggulan ketiga melangkah ke babak perempat final setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Jagdish Singh/Wee Long Roni Tan dengan angka 21-19,21-12.
Sedangkan di ganda campuran Muhammad Rijal/Vita Marissa dengan perjuangan keras akhirnya lolos ke babak perempat final setelah mengalahkan unggulan ketujuh dari Tiongkok Zhang Wen/Xiong Mengjing dengan rubber game 18-21,21-15,21-18.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia