Suara.com - Kegiatan "blusukan" yang dipopulerkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko widodo (Jokowi) ternyata dinilai efektif. Terbukti, pengurus partai politik (parpol) di daerah menggunakan aksi serupa untuk mengambil hati masyarakat.
Salah satunya adalah yang dilakukan para pengurus partai politik di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu. Jelang Pemilu 2014, mereka lebih memilih berkampanye dengan metode pendekatan atau "blusukan" ketimbang kampanye terbuka.
"Sebenarnya kampanye blusukan lebih efektif ketimbang melakukan kampanye terbuka," kata pengurus Partai Gerindra Rejanglebong, Buyar AR, di Rejanglebong, seperti dikutip Antara.
Partai Gerindra, menurut Buyar, lebih banyak melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak seperti kegiatan bakti sosial dan pertemuan lainnya.
Hal yang sama juga diutarakan pengurus DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Rejanglebong, Indra Syafri. Menutur dia, blusukan yang mereka lakukan bukan hanya sebatas kepada kelompok masyarakat di dalam kota tetapi juga ke pelosok desa.
Dari kegiatan ini kata dia, selain dapat bertatap muka langsung dengan warga juga dapat mendengarkan keluhan-keluhan serta aspirasi yang mereka sampaikan sehingga bisa menjadi perhatian kader PAN jika nantinya duduk di kursi dewan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme