Suara.com - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) akan membentuk tim teknologi informasi (IT) guna memproteksi kecurangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Memang soal IT bisa direkayasa. Saya sudah melihat itu caranya. Makanya mulai minggu depan akan saya siapkan tim dari anak-anak muda yang mau berbagi pengalaman untuk memproteksi sistem itu," kata Jokowi usai bertemu dengan para relawan pemenangan pemilu di Hotel Sahid Montana, Malang, Jawa Timur, hari ini.
Salah satu tugas tim IT tersebut adalah mendokumentasikan bukti kecurangan.
"Kan, nanti ada bukti C1 (surat suara). Nah itu lalu difoto. Kalau misalnya pas di TPS kita dapat 320 suara ya di kelurahan harus sama. Jangan sampai nol-nya ilang," katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, nanti hasil pemungutan suara bisa langsung diteliti dalam waktu kurang dari 10 hari.
"Jadi nanti ketahuan di setiap TPS mana dan bagian mana yang dicurangi. Sehingga yang mau curang juga mikir-mikir. Tapi kalau misalnya ada satu TPS yang bobrok di seluruh Indonesia ya nggak apa-apa," katanya.
Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menekankan pada komitmen aparat TNI dan Polri dalam mengamankan pemilu, terutama hasil pemungutan suara di TPS.
"KPU dan Baswaslu memang netral, tapi IT-nya KPU kan belum clear, semoga saja janji Polri dan TNI bisa dijalankan untuk mengawasi money politic," kata Tjahjo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
-
Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik
-
Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan
-
Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi
-
Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima
-
Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI
-
Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat
-
dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!
-
Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!
-
'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21