Suara.com - Dua sejarawan mengklaim berhasil mengidentifikasi cawan suci atau ‘holy grail’ yang digunakan Yesus (ISA a.s) saat malam perjamuan terakhir sebelum disalibkan. Cawan suci yang hilang ribuan tahun itu kini dipajang di Museum Spanyol.
Masyarakat berbondong-bondong untuk melihat cawan dari Infanta Doña Urraca di Basilika San Isidoro di León, Spanyol utara menyusul klaim itu diumumkan.
Dari hasil investigasi dua sejarawan tersebut, cawan bisa dikenali dari bagian atasnya (Dina Urraca) yang terbuat dari batu akik dan fragmen yang hilang seperti tertulis dalam perkamen sejarah.
Namun masih ada pertanyaan besar yang menggantung, kedua sejarawan rupanya tidak mengetahui bagaimana nasib perjalanan cawan suci itu pada 400 tahun pertamanya. Tapi hal itu tidak menghentikan orang-orang untuk sekedar menyaksikannya dari dekat.
Selama ini banyak yang dugaan yang muncul atas keberadaan dan kebenaran sejarah cawan suci. Sebagian menyebut hal itu hanya simbol.
Tapi sejak populernya novel fiksi karya Dan Brown berjudul ‘Davinci Code’ merebak kecurigaan cawan suci sengaja digunakan sebagai identitas keturunan Yesus yang dalam kitab suci hidup selibat alias tidak menikah. (Guardian/New York Post/AFP/Huffpost)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK
-
Cuaca Hari Ini: Hujan Terjadi Hampir di Berbagai daerah dari Banten Sampai Yogyakarta
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi