News / Nasional
Jum'at, 04 April 2014 | 01:19 WIB
Bupati Mesuji Khamami mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi Bupati Mesuji di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/1). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Suara.com - Bentrokan antarwarga yang terjadi di kawasan Register 45,Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, hari Kamis (3/4/2014) ternyata berawal dari pertengkaran warga soal tanaman singkong.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, kejadian bermula saat tanaman singkong milik warga kawasan Register 45 dicabuti, dengan maksud hendak dipanen oleh warga Pematang Panggang.

Singkong-singkong tersebut pun kemudian diangkut ke mobil. Warga Register 45 dari Marga Jaya sempat mencegat dan melarang mereka untuk membawa singkong-singkong tersebut. Namun, peringatan itu tidak diindahkan dan warga Pematang Panggang melanjutkan aksi mereka. Dari situlah, kemudian bentrokan terjadi.

"Dalam peristiwa tersebut, satu orang dibacok oleh warga Register 45," kata Sulistiyaningsih di Lampung.

Kelompok warga dari Pematang Panggang pun marah karena salah satu dari mereka kena bacokan warga Register 45 dari Marga Jaya. Mereka balik menyerang warga Register 45 dengan tujuan membalas dendam. Rumah salah seorang tetua Desa Marga Jaya bernama Muslim menjadi sasaran amukan warga Pematang Panggang.

"Akan tetapi situasi saat ini sudah terkendalai, pihak Polres Mesuji telah siaga di lokasi," lanjut Sulistiyaningsih.

Dirinya menegaskan pula bahwa pihak kepolisian telah disiagakan,untuk mengantisipasi bentrok susulan. Sulistiyaningsih juga mengatakan, polisi telahmemeriksa sejumlah saksi dan alat bukti untuk mengidentifikasi pelaku. (Antara)

Load More