Suara.com - Provinsi Papua ditetapkan menjadi tuan rumah PON ke-20 tahun 2020 melalui surat keputusan Menpora nomor: 0110 tahun 2014.
Ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal mengatakan Menpora sudah memutuskan Papua menjadi tuan rumah pada PON ke 20.
Kata dia, dengan adanya SK tersebut maka Pemprov bersama KONI dan masyarakat Papua akan mulai menyiapkan segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menyambut pesta olahraga tersebut.
"SK dari Menpora itulah yang menjadi dasar kami akan melakukan berbagai pembagunan venus-venus dikabupaten/kota yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan," aku Tinal yang juga menjabat Wakil Gubernur Papua.
Menurut dia, selain Papua lokasi pelaksanaan PON 2020 nantinya akan melibatkan Papua Barat khususnya olahraga menyelam yang akan berlokasi di Raja Ampat. Selain di Raja Ampat, pelaksanaan lomba juga akan disebar kebeberapa kota lainnya di Papua, selain Jayapura.
Adapun kota lainnya yang akan menjadi lokasi pelaksanaan PON 2020 yakni Merauke, Wamena, Timika dan Biak. Klemen Tinal juga mengatakan, selain menyiapkan berbagai sarana dan prasana pihaknya juga akan menyiapkan atlet-atlet handal yang akan mengharumkan nama Papua.
"Sebagai tuan rumah Papua juga akan berupaya merebut medali sebanyak mungkin," kata Tinal seraya menambahkan dengan demikian selain menjadi tuan rumah yang baik juga menyabet prestasi dibidang olahraga. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan