News / Nasional
Jum'at, 04 April 2014 | 11:48 WIB
Prajurit TNI berkemas dari lokasi pemadaman kebakaran di Kabupaten Bengkalis, Riau, (1/4). [Antara/Taufan Razak]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menandatangani kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Jakarta. Kedua institusi akan bekerjasama dalam pendistribusian logistik Pemilu 2014 dan penggunaan personil serta alat transportasi TNI.

"Distribusi ke daerah - daerah sudah berjalan dengan baik. Untuk distribusi akhir maksimal H-1. Kerjasama ini untuk meminimalisir distribusi yang terhenti, maka KPU meminta bantuan ke TNI," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/4/2014).

"Permintaan dari KPU sudah ada untuk pendistribusian kotak suara ke daerah Papua, tapi itu sebelum tandatangan MoU. Belum kita lakukan, karena menunggu MoU ditandatangani," Moeldoko menambahkan.

Setelah tercapai kesepahaman, TNI langsung melaksanakan tugas.

Terkait dengan pengamanan, ada 30 ribu prajurit sudah siap diterjunkan ke lapangan. Sisanya, akan bersiaga di markas dan siap bergerak begitu diperintahkan.

"Sebenarnya skenario pengamanan Pemilu dari Polri, TNI ikut saja bagaimana skenarionya, kalau nantinya Polri butuh bantuan TNI, kita siap," kata dia.

Load More