Suara.com - Kapal Selamat Jaya yang membawa logistik pemilu kandas menabrak karang akibat air laut surut di Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat malam.
"Kami mendapatkan informasi dari petugas KPU Sumbar yang berada dalam kapal tersebut bahwa kapal yang membawa logistik pemilu, petugas serta penumpang kapal lain kandas akibat air laut surut," kata Koordinator Divisi Teknis KPU Sumbar Mufhti Syarfie, di Padang, Jumat (4/4/2014).
Ia menyebutkan, kapal tersebut berangkat dari Tuapejat menuju Siberut sekitar pukul 08.00 WIB membawa logistik pemilu untuk tiga kecamatan di Kabupaten Kepulaun Mentawai.
Disebutkan, KPU Sumbar berkoordinasi dengan Polda Sumbar untuk minta bantuan menarik kapal tersebut ke Muara Siberut.
"Kapal tersebut membawa sebanyak 216 kotak suara, dan logistik pemilu lainnya untuk 54 TPS yang tersebar di tiga kecamatan yakni Siberut Barat Daya sebanyak 16 TPS, Siberut Tengah 17 TPS, serta Siberut Selatan sebanyak 21 TPS," terangnya.
Sementara itu saat dihubungi Camat Siberut Nainggolan Lumbanraja mengatakan posisi kapal Selamat Jaya yang kandas akibat menabrak karang berada di ujung Sikabay, Kecamatan Siberut Selatan. Kapal mendistribusikan logistik antarkecamatan.
"Kami mendapatkan informasi kapal yang membawa logistik pemilu kandas menabrak karang di ujung Sikabay Kecamatan Siberut Selatan. Kapal tersebut tidak mengalami kebocoran," katanya.
Ia menyebutkan, sekarang ada empat unit boat yang akan menjemput logistik pemilu, anggota KPU setempat, PPK, serta polisi yang berada dalam kapal tersebut.
Ia mengatakan, jika logistik tersebut tidak segera dijemput dengan menggunakan boat ditakutkan terjadi angin kencang dan kapal pecah. Dengan boat berkuatan 40 PK hanya memakan waktu 10 menit dari Muara Siberut sampai ke lokasi kejadian.
"Saat ini sedang dilakukan penjemputan dan penyelamatan penumpang tersebut dengan menggunakan empat boat," katanya.
Untuk lokasi sementara logistik pemilu di Muara Siberut, terdapat gedung serba guna yang bisa digunakan, katanya. Sementara logistik masih dalam keadaan utuh diatas kapal yang kandas tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas