Suara.com - Pengacara Asyifa Ramadhani, salah satu tersangka pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, siap-siap melaporkan penyidik Polres Kota Bekasi ke Mabes Polri terkait foto Asyifa sedang tersenyum ceria ketika masih dalam proses pemeriksaan. Foto Asyifa itu kemudian tersebar luas ke media.
"Kami akan segera melaporkannya ke Propam, mas, biar polisi juga jera. Karena foto klien saya yang tersenyum itu efeknya sangat luas, padahal kasus pembunuhan kok, tapi tersenyum," kata pengacara bernama M Syafri Noer kepada suara.com, Sabtu (5/4/2014).
Syafri yakin seyakinnya Asyifa diminta tersenyum oleh penyidik karena pada waktu pemeriksaan, tidak ada orang lain, selain penyidik. Apalagi, Asyifa sendiri telah mengakui mau tersenyum sebelum difoto karena dipaksa.
"Apa yang dilakukan oleh penyidik ini merupakan pelanggaran UU IT," kata Syafri.
Kasus pembunuhan Ade Sara telah menjadikan Asyifa dan kekasihnya, Ahmad Hafitd, menjadi tersangka. Pembunuhan berlangsung pada 4 Maret 2014. Jenazah korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan tol Bintara Bekasi, 5 Maret 2014 pagi.
Baca tanggapan Polres Kota Bekasi di link ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu