Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok menilai 'jebloknya' atau turunnya suara yang diperoleh Demokrat di Pemilu Legislatif 2014 bukan karena opini yang dibangun oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang kini menjadi tersangka kasus korupsi, Anas Urbaningrum.
Namun, menurut Achmad Mubarok, suara partainya turun karena dipengaruhi oleh banyaknya pemberitaan tentang korupsi yang terjadi di Partai Demokrat.
"Bukan (bukan karena Anas). Tapi dari pemberitaan kasus korupsi. Berita kasus korupsi di Demokrat, kan berkali-kali, sementara di partai lain kan satu atau dua kali saja. Itulah yang membangun opini," kata Achmad Mubarok kepada suara.com, Jumat (11/4/2014).
Lebih jauh Acmad Mubarok mengungkapkan data dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan bahwa Partai Demokrat menduduki peringkat ketiga sebagai partai politik yang banyak terlibat dalam kasus korupsi.
"Kan, juara tiga, gitu. Data dari KPK, koruptor terbanyak pertama PDI Perjuangan, kedua Golkar, dan ketiga Demokrat," kata Achmad Mubarok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban