Suara.com - Partisipasi dua wakil dari Departemen Perhubungan Udara Malaysia (DCA) di Badan Koordinasi Bersama Pusat Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 bertujuan untuk memfasilitasi dan membantu operasi.
Kedua wakil Malaysia, yakni Asisten Direktur Utama DCA; Noor Izhar Baharin dan Asisten Direktur Utama Kuala Lumpur Aeronautical Search and Rescue Coordination Center; Muhammad Irfan Ahmad Baidove. Kehadiran mereka di JACC juga sebagai petugas penghubung untuk Malaysia.
"Sekarang ini adalah proses pengumpulan ahli, karena saya pikir ini dapat dianggap sebagai yang pertama kali dalam sebuah skenario, sehingga setiap ahli harus datang dan memberikan ide-ide untuk memecahkan masalah," kata Noor Izhar.
Dua perwakilan Malaysia itu tiba di Perth, Australia, pada Jumat pekan lalu, dan langsung bergabung dengan tim resmi JACC.
Noor Izhar mengatakan bahwa tim akan diberikan briefing terlebih dahulu agar nanti tidak terjadi bentrokan dalam memberikan pernyataan kepada masyarakat.
Ditanya berapa lama mereka akan bergabung dengan JACC, Noor Izhar mengatakan durasi waktunya belum pasti. (Bernama)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik