Suara.com - Partisipasi dua wakil dari Departemen Perhubungan Udara Malaysia (DCA) di Badan Koordinasi Bersama Pusat Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 bertujuan untuk memfasilitasi dan membantu operasi.
Kedua wakil Malaysia, yakni Asisten Direktur Utama DCA; Noor Izhar Baharin dan Asisten Direktur Utama Kuala Lumpur Aeronautical Search and Rescue Coordination Center; Muhammad Irfan Ahmad Baidove. Kehadiran mereka di JACC juga sebagai petugas penghubung untuk Malaysia.
"Sekarang ini adalah proses pengumpulan ahli, karena saya pikir ini dapat dianggap sebagai yang pertama kali dalam sebuah skenario, sehingga setiap ahli harus datang dan memberikan ide-ide untuk memecahkan masalah," kata Noor Izhar.
Dua perwakilan Malaysia itu tiba di Perth, Australia, pada Jumat pekan lalu, dan langsung bergabung dengan tim resmi JACC.
Noor Izhar mengatakan bahwa tim akan diberikan briefing terlebih dahulu agar nanti tidak terjadi bentrokan dalam memberikan pernyataan kepada masyarakat.
Ditanya berapa lama mereka akan bergabung dengan JACC, Noor Izhar mengatakan durasi waktunya belum pasti. (Bernama)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya