Suara.com - Sekertaris Jendral KPU Arif Rahman Hakim diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum terkait kasus gratifikasi Hambalang dan TPPU hari ini, Selasa (15/4/2014).
Arif diperiksa penyidik KPK terkait dengan posisi Anas sebagai bekas anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anas pernah menjabat sebagai komisioner KPU untuk periode 2000-2007.
Penyidik KPK mengajukan enam pertanyaan kepada Arif Rahman serta menyampaikan soal masa kerja Anas.
"Ditanya masa kerja di KPU, kapan berakhirnya, kenapa berakhir. Itu aja," jelas Arif usai diperiksa penyidik KPK.
Arf juga mengaku menyerahkan sejumlah dokumen KPU yang seluruhnya menyangkut soal kinerja Anas.
Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum diitahan oleh KPK sejak 10 Januari 2014 lalu. Anas dituding menjadi tersangka menerima hadiah dari proyek pembangunan kompleks olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM