Suara.com - Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat Dino Patti Djalal mengaku senang bila partai-partai berbasis Islam bertemu.
Menurut Dino, pertemuan tokoh dan pimpinan partai Islam pada Kamis (16/4/2014) malam di rumah pengusaha Ratna Maida Hasyim Ning, Jalan Cikini Raya 24, Jakarta Pusat, sah-sah saja.
Namun, lanjut Dino, pertemuan Partai Islam yang digagas oleh Amien Rais itu sebaiknya tidak mengusung kembali politik partisan.
Partai Islam diharapkan Dino tegas mengusung dan meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan.
"Pertemuan partai Islam itu sah-sah saja. Namun titik temu yang hendak dicapai dari pertemuan itu harus dalam konteks membangun bangsa dan memperkuat ke-Indonesia-an," kata Dino dalam pernyataan pers yang diterima suara.com.
Menurut Dino, partai berbasis Islam harus menghindari politik transaksional dan bagi-bagi kekuasaan semata karena dapat menurunkan kepercayaan rakyat terhadap mereka.
Dino berharap partai partai Islam juga membuka diri untuk menjalin komunikasi dengan partai-partai lain yang lebih terbuka, asal mempunyai tujuan yang sama.
Disebutkan Dino, Partai Demokrat sendiri merupakan partai yang terbuka dan terbukti mampu menjadi motor kerjasama dengan partai politik mana pun, termasuk dengan partai-partai Islam.
Sejarah Sekretariat Koalisi Gabungan (Setgab) Pemerintahan SBY-Boediono menunjukkan Demokrat bisa menjadi pemimpin koalisi yang baik dan mampu mengayomi semua partai yang tergabung di dalamnya.
Seperti diwartakan, semalam, elite-elite partai berbasis Islam berkumpul di rumah Hasyim Ning. Dari empat partai berbasis Islam, antara lain Ketua MPP PAN Amien Rais, Presiden PKS Anis Matta, Bendahara Umum PKB Bachruddin Nasori, dan Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit