Suara.com - Kebakaran terjadi di atas sebuah kapal pukat Korea Selatan yang berlayar di perairan Sierra Leone hari Minggu (20/4/2014). Kobaran api memaksa awak kapal, termasuk dua awak asal Indonesia meninggalkan kapal itu.
Api yang berkorbar di atas kapal Osito 89 berasal dari ruang mesin. Saat kebakaran terjadi, kapal itu sedang berlayar di sebuah lokasi yang berjarak lima mil laut dari Kota Kent, Sierra Leone.
Api menjalar dengan cepat dan kru kapal pun mengirim isyarat darurat. Perahu penyelamat segera datang dan menyelamatkan kru. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Menurut keterangan kapten kapal, dua nelayan Korea Selatan, dua nelayan Cina dan dua nelayan Indonesia berhasil diselamatkan. Belum ada informasi mengenai identitas dua nelayan Indonesia yang turut dalam kapal tersebut. Kapal berbendera Korea Selatan itu dimiliki oleh perusahaan perikanan swasta Chung Gang. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya