Suara.com - Dukungan PPP buat Gerindra dan Prabowo sebagai calon presiden yang sebelumnya dideklarasikan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) kembali mentah lagi pasca keluarnya 8 fatwa Majelis Syuro PPP.
Dua poin dalam fatwa itu menyebutkan jika semua keputusan yang berkaitan dengan koalisi dan dukungan capres-cawapres mesti ditunda hingga digelarnya Rapat Pimpinan Nasional dari dua kubu.
Kubu Sekjen PPP Romahurmuziy dan Emron Pangkapi sendiri hingga malam ini masih ngotot menggelar Mukernas di Bogor, Jawa Barat.
Sementara kubu SDA menyebut kalau soal koalisi hingga kini masih dilakukan pendekatan.
"Pendekatan masih tetap akan berlanjut," kata SDA ketika dimintai keterangan terkait kelanjutan koalisi dengan Partai Gerindra.
Kata pendekatan ini bisa jadi merupakan upaya melunak dari SDA untuk menunda saja, tapi juga sama ngototnya dengan kubu Romi.
Sekarang tinggal menunggu apakah islah bakal berlangsung dan Rapimnas kedua kubu bisa dilaksanakan.
Kalau betul bisa, maka dukungan dan langkah koalisi dari PPP bisa menjadi langkah baru. Entah itu berlanjut ke Prabowo atau malah bergeser ke Jokowi. Pilihan terakhir, PPP memang sudah takdir pecah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
-
Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin yang Memaklumkan Perang Tak akan Didengar Tuhan
-
Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon