Suara.com - Pengacara koban sodomi Taman Kanak-kanak Jakarta Internasional School (JIS) Pondok Indah, Andi M. Asrun mengatakan, AK (6), korban kekerasan seksual yang sedang ditanganinya saat ini masih trauma.
"Masih pakai baju setengah dan nggak pakai celana, Kalau diajak pergi keluar masih belum mau. Kalau ada keperluan penting baru dipaksa oleh orangtuanya," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya (23/4).
Asrun juga mengatakan bahwa pengobatan korban sampai saat ini belum membuahkan hasil yang positif.
"Pengobatan psikologis, belum ada perubahan. Masih sama saja," paparnya.
Andi juga mengatakan bahwa korban masih kerap menderita demam yang begitu tinggi dan bertanya kepada orangtuanya perihal apakah dia masih disayang atau tidak.
"Terkadang kondisi korban demam tinggi hingga 38 derajat, korban juga kerap bertanya kepada orang tuanya apakah masih sayang atau tidak terhadapnya, apakah jijik terhadap dia," jelasnya.
AK diduga diperkosa dua tersangka Awan dan Agun di toilet sekolah JIS Pondok Indah. Keduanya kini ditahan polisi dan dijerat ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi