Suara.com - Pemerintah Malaysia merilis laporan awal hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 kepada publik hari ini, Kamis (1/5/2014). Namun, laporan yang terdiri atas lima halaman tersebut dinilai sangat singkat.
Laporan itu tidak menyuguhkan informasi baru terkait MH370. Sebagian besar sudah pernah diungkap sebelumnya. Jadi ini hanya semacam kesimpulan dari keterangan yang sudah pernah dipublikasikan.
CNN bahkan menyebutkan, laporan tersebut justru memunculkan sejumlah pertanyaan baru terkait hilangnya pesawat. Ada 4 pertanyaan yang muncul dari laporan tersebut.
1. Apa yang terjadi pada 17 menit awal sejak pesawat hilang?
Pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 hilang pada 8 Maret pukul 1.21 dini hari. Sejak saat itu, tidak ada satupun komunikasi dari kokpit MH370, padahal sedianya MH370 harus segera menghubungi pusat kendali lalu lintas udara Ho Chi Minh, Vietnam, setelah keluar dari wilayah udara Malaysia.
Baru 17 menit kemudian, atau tepatnya pukul 1.38, Ho Ci Minh menghubungi pusat kendali lalu lintas udara Malaysuia guna menanyakan keberadaan MH370. Jadi selama 17 menit tersebut, kedua pusat kendali lalu lintas udara kedua negara tidak menyadari bahwa MH370 hilang.
2. Apa yang dilakukan pemerintah selama 4 jam setelah pesawat hilang?
Ada selisih waktu empat jam sejak hilangnya kontak MH370 sampai saat dibentuknya operasi pencarian resmi. Padahal, ada kemungkinan, waktu empat jam tersebut adalah waktu yang sangat krusial.
Pada hari Selasa, 11 Maret 2014, atau 3 hari pascahilangnya MH370, maskapai MAS mengatakan MH370 diduga masih terbang sampai enam setengah jam setelah hilang kontak. Itu berarti, MH370 mungkin masih terbang selama selisih empat jam tersebut, dan dua setengah jam setelah operasi pencarian resmi diluncurkan.
3.Apa peran militer di malam hilangnya pesawat?
Laporan tersebut tidak menunjukkan peran militer di malam hilangnya MH370. Laporan hanya menyebutkan bahwa radar militer mengungkap sebuah pesawat yang diduga MH370 berbalik ke arah barat, menyeberangi Semenanjung Malaysia.
4. Mengapa laporan tidak memuat keterangan rinci seperti laporan-laporan sejenis?
Laporan tidak mengungkap keterangan rinci. Laporan sangat singkat, hanya 5 lembar, dan cenderung langsung pada intinya.
Sebagian besar keterangan sudah pernah diungkap sebelumnya. Tidak ada perincian soal manifes kargo pesawat, posisi tempat duduk masing-masing penumpang dan transkrip komunikasi pusat kendali udara.
Jika dibandingkan dengan laporan awal hilangnya sejumlah maskapai besar, laporan MH370 ini tergolong sangat terbatas. Misalnya saja, laporan hilangnya pesawat Air France 447 tahun 2009 yang sebanyak 128 halaman, atau laporan insiden pesawat Qantas tahun 2010 yang sebanyak 40 halaman, termasuk gambar dan grafik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'