Suara.com - Insiden yang terjadi di Danau Xiang, Hangzhou, Cina ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi pengelola tempat wisata untuk tidak sekedar mengumbar janji. Puluhan ribu wisatawan meminta pengelola mengembalikan uang mereka setelah pertunjukan kunang-kunang yang dijanjikan tak kunjung muncul.
Pengelola resor wisata Danau Xiang menyebar promosi yang menyebutkan, akan ada sekitar 30 ribu ekor kunang-kunang pada Rabu (30/4/2014) malam. Sebanyak hampir 10 ribu wisatawan tertarik dan membeli tiket untuk masuk resor tersebut pada malam itu.
Setiap tiketnya dihargai 30 Yuan atau sekitar Rp50 ribu Rupiah. Melihat peluang mendulang untung, para calo pun ikut nimbrung. Calo bahkan membandrol tiket tersebut dengan harga Rp250 ribu Rupiah.
Sayang, justru para kunang-kunang yang tidak mau bekerja sama. Setelah dua jam ditunggu, tak satu ekorpun kunang-kunang yang hadir. Pengunjung pun kecewa dan minta uang mereka dikembalikan. Mereka juga meminta penjelasan soal tidak munculnya kunang-kunang.
Namun, pihak pengelola diam seribu bahasa. Pengunjung pun marah. Beberapa di antaranya bahkan sempat memukul-mukul gedung pengelola di kawasan wisata tersebut. (Asia One)
Berita Terkait
-
Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak
-
Tren Medical Tourism di Asia Tenggara, Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan Kesehatan?
-
Jadi Magnet Liburan, Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Planetarium TIM Selama Libur Nataru
-
Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!
-
Melihat Destinasi Wisata Konservasi Pesut Mahakam di Kaltim
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi