Suara.com - Dosen Lembaga Prisma Profesional Surabaya, Jawa Timur, yang juga Manager Equality Insurance PT KSM bernama Tjandra Adi Gunawan (37) ditetapkan menjadi tersangka kasus pelecehan seksual dengan modus mencari korban anak-anak lewat jejaring sosial.
Demikian dikatakan Kasubdit IT Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri, Komisaris besar Albertus Rahmad Wibowo, di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014).
Dikatakan, tersangka menjaring calon korban melalui akun Facebook palsu. Ia mengatasnamakan dokter Lie Halim.
Melalui akun palsu, tersangka mengundang anak-anak berusia 10 hingga 14 tahun untuk menjadi teman di Facebook. Selanjutnya, tersangka meminta anak-anak mengirimkan foto telanjang dada, bahkan pernah meminta foto anak sedang onani.
"Kami menemukan dua orang korban (baru), satu siswi SMP. Dan satu siswa SMP. Sebelumnya ada empat korban," katanya.
Polisi membekuk Tjandra di Surabaya pada 24 Maret 2014. Sekarang, ia berada di Bareskrim Mabes Polri.
Tjandra dijerat dengan Pasal 29 Undang-undang nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 52 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun penjara atau denda Rp6 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!