Suara.com - Polda Daerah Metro Jaya menunjukkan foto anak-anak TK Jakarta International School (JIS) Pondok Indah, Jakarta Selatan, kepada lima tersangka pelaku sodomi terhadap anak TK sekolah tersebut.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui korban lain, selain AK, karena sebelumnya tersangka mengaku lupa wajah korban di dua kejadian yang berbeda.
"Polisi sudah mengambil ratusan foto anak TK JIS, untuk ditunjuk ke tersangka. Karena ada dua peristiwa dilakukan oleh tersangka bukan kepada AK, dan tersangka tidak mengenalnya. Apakah dua kejadian korbannya satu orang atau berbeda, nanti kita selidiki," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin (5/5/2014).
Dari hasil penunjukan foto, kata Rikwanto, ada satu anak yang terindikasi menjadi korban. Untuk memastikan, polisi akan menyelidikinya terlebih dulu.
Sejak kasus sodomi terhadap AK terbongkar, polisi telah memeriksa belasan orang, mulai dari kepala sekolah JIS, guru, pekerja outsourcing, security, dan keluarga murid.
Kasus ini mencuat setelah ibu dari AK lapor polisi. Polisi langsung menahan dua pekerja JIS bernama Agung dan Awan pada 4 April 2014, disusul kemudian penahanan terhadap empat tersangka lain.
Hingga saat ini, sudah ada enam orang tersangka, termasuk satu orang yang bunuh diri di toilet Polda Metro Jaya.
Para tersangka dijerat dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Undang-undang Perlindungan Anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi