Suara.com - Satu langkah lagi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
Lalu, kapan PKS akan deklarasi mengusung Prabowo?
"Tentunya, deklarasi ini akan diumumkan. Hanya saja waktunya belum kami tentukan kapan," kata salah satu Ketua DPP PKS, Nasir Jamil, kepada suara.com, Senin (12/5/2014).
Salah satu alasan kenapa PKS belum deklarasi adalah karena komunikasi intens dengan sejumlah partai politik yang juga akan mendukung Prabowo Subianto masih berlangsung. Setelah semua partai mantap mendukung Prabowo, barulah nanti deklarasi bersama.
"Supaya tidak ada yang tertinggal. Jangan sampai satu dua partai deklarasi (dukung Prabowo), nanti di tengah jalan masuk lagi partai lain. Jadi kami harapkan semuanya sudah komplit. Itu sebabnya, kenapa kemudian deklarasi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat," kata Nasir.
Sebelum PKS, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah lebih dulu menyatakan dukungan kepada Gerindra dan Prabowo melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II yang berakhir pada Senin (12/5/2014) dini hari.
“Secara resmi Rapimnas II PPP telah menetapkan secara aklamasi mendukung Haji Prabowo Subianto sebagai calon presiden,” kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
Selain PPP dan PKS, selangkah lagi Partai Amanat Nasional (PAN) juga akan menyatakan dukungan kepada Prabowo.
“Sebentar lagi ada PAN dan PKS yang sekarang sedang mengerucut (dukung Prabowo). Hampir mendekati kepastian,” kata Ketua Umum Gerindra Suhardi kepada suara.com.
Dengan bergabungnya Partai Gerindra, PKS, dan PAN, kata Suhardi, berarti tiket Prabowo untuk mendaftar sebagai calon presiden sudah aman.
“Kalau dihitung-hitung, jumlah suaranya kan sudah di atas 30 persen,” kata Suhardi.
Artinya jumlah suara itu melebihi ketentuan KPU. Syarat untuk mengajukan pasangan capres dan cawapres yang ditentukan KPU minimal perolehan suara sah 25 persen dari jumlah suara sah nasional dalam Pileg 2014.
Saat ini, tinggal siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Longsor di Bandung Barat: 89 Warga Diduga Tertimbun, DPR Desak Basarnas Gerak Cepat
-
Indonesia Siap Beri Pengaruh di Dewan Perdamaian Agar Tetap Menuju Kemerdekaan Palestina
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang
-
Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?
-
AS Ambisi Kuasai Greenland, Bagaimana Sikap Indonesia?
-
Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss
-
Update Banjir Jakarta: 90 RT dan 9 Ruas Jalan Masih Tergenang hingga Sabtu Pagi
-
Selebgram Lula Lahfah Tewas Misterius di Kamar Apartemen, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan!
-
Inntip Momen Keakraban Macron Sambut Prabowo di Paris, Ada Pelukan Hangat saat Jamuan Pribadi
-
Polisi Temukan Obat dan Surat Rawat Jalan RSPI di Kamar Apartemen Selebgram Lula Lahfah