Suara.com - Pihak Honda Racing Corporation (HRC) menyampaikan dengan gembira perpanjangan kontrak salah satu pebalap mereka yang tak lain adalah Juara Dunia MotoGP 2013, Marc Marquez. Perpanjangan kontrak dua tahun itu memastikan Marquez akan membalap bersama Honda hingga musim 2016.
Seperti diketahui, Marquez mengawali musim ini dengan sangat baik, bahkan bisa disebut sempurna. Ia menjuarai empat seri balapan yang digelar sejak Qatar, Texas (AS), Argentina, hingga di Jerez (Spanyol) lebih dari sepekan lalu. Ia bahkan mencatat rekor tersendiri dengan selalu meraih juara dari pole position di keempat balapan itu.
Wajar jika kontrak Marquez menjadi salah satu prioritas bagi Honda musim ini. Sejak resmi bergabung dengan tim Repsol Honda, Marquez mencatatkan mampu masuk podium 20 kali dari 22 balapan yang diikuti. Sebanyak 10 di antaranya di posisi terdepan, enam sebagai runner-up, dan masuk peringkat 3 di empat balapan. Sementara pencapaian pole position-nya sudah berjumlah 13 kali.
Saat ini, dari empat balapan awal musim 2014 saja, Marquez sudah memimpin klasemen dengan keunggulan 28 poin (dibanding urutan kedua yang ditempati rekannya Dani Pedrosa). Prestasi itulah yang diakui pihak Honda mendorong mereka untuk segera memperpanjang kontrak Marquez, meski musim balapan sendiri belum lama dimulai.
"Kami merasa puas telah mencapai kesepakatan untuk mempertahankan Marc di dalam tim ini untuk dua musim balapan lagi. Tentu saja, atas nama Honda, kami ingin mempertahankan Marc dalam keluarga besar ini, dan dia juga ingin bertahan bersama kami; jadi wajar saja (kami) memperpanjang kontraknya meski balapan musim ini baru dimulai," ungkap Wakil Presiden Eksekutif HRC, Shuhei Nakamoto.
"Dia menikmati awal yang fantastis di musim 2014 ini. Dan kendati dia masih terus belajar, kemampuannya menyerap informasi dan beradaptasi dengan mesin (motor) sungguh luar biasa," sambungnya pula.
Marquez sendiri, tak ketinggalan mengungkapkan perasaan senangnya atas perpanjangan kontrak tersebut.
"Saya merasa sangat senang mengumumkan perpanjangan kontrakku dengan HRC. Saya selalu mengimpikan bergabung bersama tim Repsol Honda, dan terima kasih kepada Honda, impian itu terwujud satu setengah tahun lalu. Segalanya berjalan sangat cepat musim lalu, dan saya tak pernah membayangkan bisa menggapai apa yang kami peroleh (juara). Menjadi juara dunia di musim balap pertama adalah impian lainnya yang jadi kenyataan," katanya.
"Adalah sebuah kehormatan besar bisa menjadi bagian dari keluarga Honda, dan saya senang bisa bertahan dengan kelompok orang-orang yang spesial ini untuk dua musim berikutnya," tandas Marquez. (MotoGP.com)
Berita Terkait
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files