Tentara Thailand berjaga saat Jenderal Prayuth Chan-O-Cha mengumumkan kudeta. (Reuters/Athit Perawongmetha)
Suara.com - Panglima militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-O-Cha akan mengepalai dewan militer yang kini berkuasa atas pemerintahan negara. Selain itu, militer juga menangguhkan konstitusi negara.
Pernyataan itu disampaikan wakil juru bicara militer Thailand Winthai Suvaree, lewat sebuah siaran televisi. Kendati konstitusi ditangguhkan, Senat dan semua pengadilan masih memiliki wewenang dalam pemerintahan.
Sebelumnya diberitakan, militer Thailand mengkudeta pemerintahan setelah pertemuan antara faksi politik yang berseberangan tidak kunjung mencapai kesepakatan. (Reuters)
Komentar
Berita Terkait
-
Militer Thailand Perintahkan Perdana Menteri dan Kabinetnya Untuk Melapor
-
Militer Thailand Minta Demonstran Pulang ke Rumah Masing-masing
-
Militer Batasi Siaran Televisi dan Radio Thailand
-
Menyusul Kudeta, Militer Thailand Berlakukan Jam Malam di Seluruh Negeri
-
Paksa Demonstran Bubar, Tentara Thailand Lepaskan Tembakan Peringatan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
Terkini
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut
-
Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya