Suara.com - Duet pasangan Joko Widodo (Jokowi) Jusuf Kalla (JK) janji bakal membuka 15 juta lapangan kerja baru jika nanti terpilih pada Pilpres 9 Juli 2014. Hal itu diungkapkan salah seorang anggota tim sukses Arif Budimanta dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2014).
"Artinya program pembangunan yang dikembangkan oleh Pak Jokowi dan JK adalah program pembangunan yang memiliki kualitas yang baik," klaim Arif.
Saat ini lapangan kerja yang diciptakan dalam setahun, sekitar 800 ribu lowongan kerja. Jika dikalikan, dalam lima tahun pemerintahan hanya ada empa juta lapangan kerja baru.
Dia juga mengatakan bahwa komitmen pasangan Jokowi-JK adalah mengembangkan perekonomian golongan bawah agar bisa tumbuh. Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan membantu setiap usaha yang akan berkembang.
"Kami akan memberikan bantuan Rp10 juta untuk setiap kegiatan usaha, khususnya usaha mikro, kecil, menengah, termasuk di dalamnya koperasi," tambah Ketua DPP PDI Perjuangan itu.
Hingga kini program kampanye kerja Jokowi belum dimunculkan resmi ke publik, sementara capres Prabowo sudah lebih dahulu disampaikan.
Prabowo menyebut enam program yang bakal dilakukannya. Khusus di bidang ekonomi dia menyebut akan memperkuat basis ekonomi kerakyatan dan menjanjikan Rp1 miliar per desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan