Suara.com - Pebalap tim Mercedes asal Jerman, Nico Rosberg, menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi Formula 1 di Sirkuit Monaco, hari Sabtu (24/5/2014). Rosberg pun berhak menempati pole position pada balap hari Minggu (25/5/2014).
Catatan waktu tercepat yang diraih Rosberg dalam kualifikasi hari Sabtu, otomatis memupuskan niat rekan setimnya, Lewis Hamilton untuk membukukan lima pole position berturut-turut. Empat pole position sebelumnya memang menjadi milik pebalap Inggris itu.
Kendati demikian, prestasi Rosberg tak luput dari kontroversi. Pascakualifikasi, tim Mercedes sempat dipanggil pengawas terkait dugaan manipulasi yang dilakukan Rosberg. Pada kualifikasi, Rosberg sudah mengamankan waktu lap tercepat. Namun, posisinya masih terancam Hamilton yang belum menyelesaikan lap di belakangnya.
Di lap terakhir, Rosberg sempat menyerempet escape road. Insiden itu sempat membuat bendera kuning dikibarkan. Dengan dikibarkannya bendera kuning, maka setiap pebalap harus memperlambat laju mobilnya, tak terkecuali Hamilton. Dengan insiden itu, pupuslah peluang Hamilton meraih pole position. Pasalnya, lap terakhir itu adalah peluang terakhir Hamilton untuk menyalip catatan waktu Rosberg.
Namun, setelah mengamati rekaman insiden melalui video, pengawas lomba memutuskan bahwa hal itu bukanlah pelanggaran. Grid terdepan pun tetap jadi milik Rosberg.
Di belakang Rosberg dan Hamilton ada Daniel Ricciardo. Pebalap Red Bull itu disusul rekan setimnya Sebastian Vettel dan pebalap Ferrari Fernando Alonso di posisi keempat dan kelima. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ibu Tiri Aniaya Anak hingga Tewas, DPR Desak Sistem Perlindungan Diperkuat hingga Level RT/RW
-
Keadilan untuk Arianto Tawakal: Kakak Korban dan 12 Orang Jadi Saksi dalam Sidang Etik Oknum Brimob
-
Nadiem Makarim Bantarkan Sidang Korupsi Akibat Pendarahan Hebat hingga Masuk Rumah Sakit 4 Hari
-
BGN Atur Skema MBG Selama Libur Lebaran, Begini Teknis Distribusinya
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
ABK Dituntut Hukuman Mati terkait Sabu 2 Ton, DPR Ingatkan Hakim: Itu Opsi Terakhir
-
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu di Awal Ramadan, Ini Penyebab Utamanya
-
Kasat-Kanit Polres Toraja Utara Dipatsus, Mabes Polri: Tak Ada Ampun bagi Anggota Terlibat Narkoba
-
Sopir Tertidur Picu Tabrakan Adu Banteng Transjakarta di Cipulir, 24 Orang Luka-Luka
-
10 Fakta Pilu Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Maluku