Suara.com - Cina, pada Minggu (25/5/2014), mengatakan telah mengerahkan jet-jet tempurnya ke Laut Cina Timur, untuk mengejar pesawat Jepang yang diklaim memasuki wilayah pertahanan udaranya dan "menggelar aksi membahayakan" di tengah-tengah latihan militer laut antara Cina dengan Rusia.
Kementerian Pertahanan Cina, dalam website-nya, mengatakan bahwa pesawat Jepang telah memasuki zona udara Cina pada Sabtu (24/5/2014), padahal sebelumnya sudah dilarang karena sedang digelar latihan militer.
Tahun lalu Cina secara sepihak menetapkan sebuah zona pertahanan udara di atas Laut Cina Timur. Zona itu melingkupi wilayah udara yang juga diklaim oleh sejumlah negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. Penetapan sepihak itu mendapat tantangan dari ketiga negara tersebut, termasuk Amerika Serikat.
"Pesawat militer Jepang melanggar wilayah udara tempat latihan militer digelar dan melakukan aksi berbahaya, yang merupakan pelanggara serius atas hukum dan standar internasional," tulis Cina.
Sebelumnya kementerian pertahanan Jepang mengatakan jet tempur Cina terbang hanya belasan meter dari pesawat militernya di atas Laut Cina Timur. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis