Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 2 Jusuf Kalla meminta warga masyarakat untuk melaporkan jika mendapati masjid dijadikan tempat kampanye. Jusuf Kalla juga membantah dengan tegas hal itu untuk memata-matai masjid.
"Bukan begitu (menginteli masjid), kalau ada jamaah yang melihat ada yang memakai kampanye di masjid itu kan melanggar UU. Tolong agar jamaah melaporkannya ke pengurus masjid. Itu saja," kata Jusuf Kalla usai mengunjungi korban kekerasan atas nama agama di RS Panti Rapih Yogyakarta, Senin (2/6/2014).
Selaku Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia, Kalla juga menegaskan tidak pernah menginstruksikan untuk memata-matai masjid.
Sesuai Undang-Undang, lanjut Kalla, area masjid harus steril dari kampanye. Untuk itu, Kalla menegaskan, hanya mengingatkan para jamaah agar melaporkan siapa saja yang melakukan pelanggaran Undang-Undang itu.
Sebelumnya Cawapres Jusuf Kalla bersama Capres Jokowi bersilaturahmi dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diterima di kediaman pendopo Kraton Kilen Yogyakarta. Sri Sultan didampingi oleh Ratu Hemas beserta anak cucu dan menantu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim
-
Beri Ucapan Selamat Ultah ke-12, Rocky Gerung: Suara.com Selalu Memperlihatkan Kecerdasan
-
208 SPPG di DIY Dihentikan Sementara, Bisa Operasi Lagi Setelah Penuhi Standar Sanitasi dan Mess Tim
-
Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel