Suara.com - DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan rapat koordinasi secara tertutup bersama pimpinan DPD serta sejumlah kepala daerah usai acara pemotongan tumpeng di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2014).
"Kami akan melakukan kampanye internal dengan struktur kader di markas DPP," kata Tjahjo Kumolo, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan yang juga Ketua Tim Pemenangan Nasional duet Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla.
Rapat tertutup tersebut beragenda untuk membahas bagaimana memenangkan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JK). Dalam rapat, katanya, akan ada pemaparan pemikiran dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Jokowi.
Rapat tertutup dihadiri oleh Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Ketua MPR Sidharto Danusubroto, dan Wakil Ketua DPR Pramono Anung.
Kepala daerah dan ketua DPD PDI Perjuangan yang hadir, di antaranya Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surabaya Tri Risma Harini, dan Walikota Kudus Mustofa.
Dalam Pemilu Presiden 2014 ini, Jokowi-JK mendapatkan nomor urut dua. Mereka menghadapi pasangan Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa yang mendapatkan nomor urut satu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi