Suara.com - Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasukkan materi isu HAM dalam debat dua pasang calon presiden dan wakil presiden yang bakal disiarkan langsung di televisi nasional.
Komnas HAM hari ini, Kamis (5/6/2014), sengaja mendatangi ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk menyampaikan permintaan itu.
Ada tujuh item isu di antaranya yang diusulkan masuk dalam materi debat capres cawapres, yakni pelanggaran HAM berat dan pengananannya, masalah-masalah pelanggaran HAM,dan hak-hak sosial.
"Tujuh item ini diharapkan menjadi pertanyaan bagi siapa pun ketika debat kandidiat capres," kata Komisioner Komnas HAM Nurcholis.
Menurut Nurcholis, hal itu penting untuk mengetahui apakah dua pasangan capres-cawapres yang bertanding dalam Pemilu Presiden 2014 dapat memahami isu HAM.
"Idealnya, kita undang dua kandidat ini ke Komnas HAM, kita bahas capres, atau didebat apakah acara KPU atau bagaimana, tapi idealnya mereka hadir Komnas HAM," tambah Nurcholis.
Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 ini ada dua pasangan yang bertanding. Pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendapatkan nomor urut 1.
Sedangkan pada nomor urut 2 ada Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan beserta koalisinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar