News / Internasional
Jum'at, 06 Juni 2014 | 13:55 WIB
Ilustrasi kartu kredit. (Shutterstock)

Suara.com - Gara-gara tidak mampu membayar utang yang menggunung, sebuah keluarga di Cina nekat melakukan bunuh diri. Keluarga yang terdiri atas suami istri dan satu anak itu menyalakan setumpuk batu bara di dalam rumah dan menunggu sampai asap pembakaran membunuh mereka bertiga.

Menurut kesaksian sejumlah tetangga, Zhang Lu, (69), bersama istrinya Lin Lung, (62), dan putranya Zhang Tang, (25) memang putus asa akibat tidak kuat membayar tagihan kartu kredit yang membengkak. Kabarnya, utang kartu kredit mereka mencapai 900 Poundsterling atau setara dengan Rp18 juta.

Kerabat keluarga itu mengaku, keluarga itu sempat mengatakan berencana bunuh diri karena tidak mampu melunasinya. Namun, para kerabat tidak menanggapinya secara serius.

Setelah sehari tidak terlihat, para kerabat mendatangi apartemen tempat tinggal mereka dan mendapatinya dalam keadaan terkunci. Petugas pemadam kebakaran yang dipanggil mendobrak pintu dan menemukan ketiganya sudah tidak bernyawa.

Sebelum membakar batu bara, mereka menyumpal semua celah pada pintu dan jendela dengan handuk. Dengan demikian, asap pembakaran batu bara tetap berkumpul di dalam ruangan.

Peristiwa ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Banyak yang mengkritik mudahnya proses pembuatan kartu kredit dewasa ini sehingga banyak warga yang tergiur. Padahal, kadang mereka belum perlu dan bahkan belum punya pendapatan memadai. (Dailymail)

Load More