Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan mengumumkan nama televisi yang melanggar aturan kampanye pada pemilu Presiden. Komisioner KPI Agatha Lily mengatakan, pelanggaran itu antara lain berupa pemberitaan yang tidak berimbang serta durasi dalam pemberitaan yang lebih lama untuk pasangan tertentu.
“Kami terus melakukan pemantauan setiap hari. Pada 19-25 Mei lalu kami juga sudah melakukan pemantauan dan menyampaikan pelanggaran yang dilakukan televisi. Pengumuman yang akan kami sampaikan pekan depan merupakan pengawasan yang dilakukan setelah 26 Mei,” kata Lily saat dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (7/6/2014).
Lily menambahkan, pemberitaan yang tidak berimbang dari televise merugikan publik. Kata dia, KPI menerima ratusan laporan tentang pemberitaan yang tidak berimbang dari televisi selama pemilu presiden.
“Kami juga bekerja sama dengan Dewan Pers untuk menyampaikan pelanggaran yang dilakukan televisi terkait berita yang tidak imbang. Jadi kami tidak hanya bekerja sendiri dalam memutuskan pelanggaran yang dilakukan televise,” ujarnya.
Kata Lily, televisi yang melanggar aturan kampanye secara berulang-ulang bisa dikenai hukuman berat yaitu izin siarannya dicabut oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Berita Terkait
-
GoldenEye Malam Ini di Trans TV: Kebangkitan Sang Agen 007 dan Debut Gemilang Pierce Brosnan
-
Tagih Utang Hampir Rp1 Miliar, Mak Vera Eks Manajer Olga Syahputra Semprot Stasiun TV
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Anya Taylor-Joy Kembali ke Layar Kaca Lewat Serial Lucky, Tayang 15 Juli
-
Panduan Membersihkan Layar TV Led yang Benar, Jangan Pakai Sembarang Kain
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya
-
Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh
-
Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
-
Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia
-
Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya
-
Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan
-
Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM