Suara.com - Setelah mengunjungi pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke tempat pengungsian di Masjid Agung, Kabanjahe, Selasa (10/6/2014).
Di Masjid Agung, Jokowi mendapat hadiah Tubuk Lada atau sejenis pisau kebesaran adat dari tokoh adat Karo.
Senjata tradisional tersebut diberikan sebagai lambang untuk seorang ksatria yang akan memenangkan peperangan. Peperangan dalam konteks pemilu ini adalah ajang Pemilihan Presiden yang akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014.
"Bapak pasang sebentar di pinggang ya," kata pembawa acara sambil meminta tokoh adat untuk memasangkan Tubuk Lada ke pinggang bagian kiri Jokowi.
Jokowi juga menerima kain ulos dari perwakilan pedagang yang mengungsi. Ulos merah tersebut kemudian diselempangkan ke bahu Jokowi. Ini juga melambangkan ksatria.
Kedatangan Jokowi ke tempat-tempat penampungan pengungsi bertujuan untuk merasakan secara langsung kondisi para pengungsi yang sudah sembilan bulan di sana.
"Saya ingin menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan situasi dan kondisi sembilan bulan ini. Kalau ada yang ingin disampaikan dari pengungsi saya persilakan," kata Jokowi.
Di Masjid Agung, saat ini tercatat ada 700 pengungsi yang berasal dari 226 kepala keluarga.
Di tengah kunjungan Jokowi, berlangsung insiden kecil. Pijakan kayu setinggi sekitar 30 sentimeter mengalami ambrol karena bebannya yang melebihi batas. Insiden terjadi ketika Jokowi menyampaikan sambutan.
Tapi, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban. Acara pun terus dilanjutkan.
Seorang ibu berharap kepada Jokowi bila kelak terpilih menjadi Presiden RI bisa memberikan bantuan pembangunan infrastruktur di desa. Rumah dan pekarangan milik ibu tersebut sekarang rusak berat akibat letusan Gunung Sinabung.
"Kami minta solusi atau bantuan perbaikan rumah, perbaikan ladang dan perhatikan pengungsi," katanya.
Ibu itu mengungkapkan, jauh hari sebelum Jokowi datang, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto pernah berkunjung. Calon wakil presiden Jusuf Kalla, katanya, juga pernah datang.
Sebelum Jokowi meninggalkan area pengungsian, sejumlah warga melemparkan butiran beras kepada Jokowi. Itu bukan sembarangan aksi. Itu adalah doa adat Karo kepada Jokowi.
"Agar Pak Jokowi sehat selalu," ujar salah seorang ibu yang melempari Jokowi dengan butiran beras.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan