Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sedang menyiapkan Peraturan Daerah tentang retribusi tiket masuk Monumen Nasional.
Tarif yang akan diberlakukan untuk masuk halaman pintu depan sampai ke cawan Rp5 ribu. Jika pengunjung hendak naik ke puncak Monas, maka akan dikenakan tarif tambahan sebesar Rp2 ribu untuk anak-anak, Rp5.000 untuk mahasiswa, sedangkan untuk umum harus membayar Rp10 ribu.
"Rp5.000 itu tidak ada artinya, orang kalau beli pulsa aja Rp50 ribu. Dan kita berlakukan seperti di Ancol, kalau untuk orang miskin, rombongan lansia, rombongan disabilitas, dan anak yatim piatu boleh gratis," kata lelaki yang biasa disapak Ahok.
Sementara itu, jika masyarakat ingin masuk ke dalam Monas gratis setiap harinya maka diwajibkan membuat semacam kartu anggota dengan membayar Rp50 ribu.
"Dengan membayar itu maka seseorang bisa menjadi relawan pecinta Monas dengan mendapatkan kaos dan kantung plastik untuk memungut sampah. Intinya adalah menumbuhkan tanggung jawab dan rasa memiliki Monas," katanya.
Setelah rapat, Ahok memutuskan penyatuan Unit Pengelola (UP) Taman Monas dan UP Monas di bawah satu UPT demi mengefisienkan kinerja.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas yang ditunjuk adalah Rini Haryani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi