Suara.com - Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, menemui petani di Desa Genta Sari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/6/2014).
"Tadi saya bertanya langsung ke petani, terus (ia cerita) merawat memelihara, namanya matun, keluhan yang disampaikan mereka pupuk yang didapat," kata Jokowi.
Jokowi bertanya kepada para petani tentang pendapatan mereka dari hasil bumi.
"Satu orang per tiga bulan mendapat Rp1 juta. Perbulan, berati Rp330 ribu, jadi saya kira itu kesulitan lapangan yang dihadapi petani," katanya.
Berdasarkan dialog dengan petani, kemudian nelayan dan pedagang pasar, Jokowi mencatat ada tiga masalah yang kini mereka hadapi.
"Pertama, mesin mereka sudah tua, tapi mereka tidak mempunyai kemampuan untuk membeli. Dua, nelayan menyampaikan masalah kapal, kapal harus diperbarui, dan modal untuk melaut harus ada, dan yang ketiga, mendekatkan pasar," katanya
Jokowi berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan petani bila nanti terpilih menjadi Presiden RI melalui pilpres 9 Juli 2014.
"Ke depannya harus ada keberanian dan ada sebuah kebijakan dan mengembangkan ternak agar kotorannya untuk menjadi pupuk," kata dia.
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
Terkini
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT