Suara.com - Tim Relawan yakin target kemenangan Jokowi-JK bisa mencapai 60 persen karena gagasan pasangan nomor dua merakyat.
Ketua tim pemenangan Jokoki-JK, Edi Suripno di Cirebon kepada wartawan, Minggu (15/6/2014), mengatakan, target kemenangan Jokowi-JK untuk Kota Cirebon 60 persen, pihaknya yakin akan tercapai karena pasangan nomor dua tersebut jujur, bijaksana, sederhana, sehingga menarik simpatisan.
Target kemenangan Jokowi-JK di Cirebon 60 persen, kata dia, berdasarkan hasil Pemilu Legislatif partai Koalisi pendukung mampu meraih suara maksimal.
"Yakin target 60 persen bisa tercapai, yang penting kerja keras tim relawan ditingkatkan dan menjaga supaya elektabilitasnya tetap tinggi," katanya.
Sementara itu berdasarkan salah satu lembaga survai Jokowi-JK elektabilitasnya menurun, tim relawan pemenangan Indonesia Hebat mengklaim itu tidak benar, hingga kini pasangan nomor dua tetap menang.
Edi Suripno menuturkan, pihaknya yakin untuk pemilihan Jawa Barat, akan meraih sekitar 60 persen, target yang bisa dibuktikan karena gagasan Jokowi-JK segaris dengan masyarakat setempat.
Jokwi-JK akan mampu meraih tinggi di Jawa Barat, kata dia, pihaknya yakin wilayah Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Kota Cirebon akan menang, karena masyarakat setempat merindukan pemimpin jujur, adil, bijaksana dalam bertindak.
Sementara itu Ketua DPP Hanura Yudi Crisnandi, saat meresmikan rumah koalisi di Kota Cirebon, menuturkan, pihaknya yakin Jawa Barat Jokowi-JK akan meraih kemenangan mutlak, target 60 persen dipastikan bisa tercapai, karena banyak pemilih cerdas yang memahami dan mengerti calon pemimpin, sederhana, jujur, merakyat, pasti pasangan nomor dua.
Berbagai komunitas di Jawa Barat, terus mendukung Jokowi-JK, seperti nelayan, pedagang pasar, organisasi pemuda, tokoh masyarakat, karena pasangan nomor dua lahir dari rakyat untuk rakyat, pantas saatnya terpilih menjadi Presiden.
Sejumlah komunitas di Cirebon mendukung dan yakin Jokowi-JK menang dalam pemilihan Presiden 2014, karena rakyat merindukan pemimpin sederhana, jujur, sehingga bisa mendorong Indonesi maju. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!
-
Dokter Tifa: Foto Muda Jokowi Cuma Mirip 1 Persen, 99 Persen Itu Orang Berbeda
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP