Suara.com - Calon presiden Joko Widodo mengaku tersinggung atas perilaku rivalnya Prabowo Subianto yang menghindari 'cipika-cipiki' dengannya saat berada di ruang tunggu sebelum debat capres tahap kedua dimulai pada 15 Juni 2014 lalu.
"Kalau kamu dibegitukan tersinggung ndak?" tanya Jokowi pada wartawan di sela kampanye di Pantura, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014).
"Tersinggung Pak," jawab wartawan.
"Kamu pasti punya perasaan kan," tanya Jokowi lagi.
"Punya, Pak," kata wartawan.
"Ya sama, saya ini juga punya perasaan yang sama seperti kamu," ungkap Jokowi.
Jokowi bercerita, saat acara debat kandidat calon presiden yang berlangsung di Ballroom Gran Melia, dirinya bertemu Prabowo di Ruang Tunggu VIP.
"Pas saya mau ci (cium), ini baru ci saja lho ya, ya beliau kelihatan menghindar," kenang Jokowi.
Sikap Prabowo berbeda saat sudah berada di atas panggung dan terekam kamera yang disiarkan secara langsung di televisi. Dia justru menerima, bahkan menghampiri Jokowi.
Gubernur DKI Jakarta yang sedang menjalani masa cuti kampanye pilpres itu tidak mengetahui alasan sikap Prabowo kepada dirinya. Sebab, tidak ada obrolan sedikitpun antara dirinya dengan Prabowo saat itu. Namun, Jokowi tidak terlalu memikirkan hal itu.
Aksi Prabowo menghindari 'cipika-cipiki' dengan Jokowi itu sempat terekam kamera seseorang yang ada di ruangan itu. Video itu kemudian diunggah di Youtube.
Dalam video itu, Jokowi menyalami Prabowo. Prabowo menyambut jabat tangan Jokowi. Namun saat Jokowi memajukan kepalanya untuk 'cipika-cipiki' kepala Prabowo menghindar ke sisi kiri. Jokowi yang tersenyum kemudian berlalu dari hadapan Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi