Suara.com - Hanya dalam hitungan hari, dua kapal yang mengangkut Warga Negara Indonesia tenggelam secara beruntun di Selat Malaka. Pada Selasa (17/6/2014) tengah malam, sebuah kapal yang membawa 97 Warga Negara Indonesia tenggelam di Selat Malaka. Dinihari tadi, sebuah kapal kembali tenggelam di lokasi yang sama.
“Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa kapal itu tenggelam sekitar pukul 3 dinihari. Kapal itu menuju Tanjung Balai, Sumatera,” kata Mohamad Hambali Yaakup, pejabat di Badan Maritim Malaysia.
Hambali mengatakan, 18 penumpang berhasil diselamatkan dan 9 penumpang lainnya masih hilang. Namun, tidak disebutkan apakah ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sebelumnya, kapal yang membawa 97 WNI tenggelam di Selat Malaka di sekitar Port Klang. Penyebab tenggelamnya kapal itu diduga karena kelebihan muatan. Kapal yang tenggelam itu panjangnya hanya 9 meter dan luas 2 meter.
“Kapal itu terlalu kecil untuk mengangkut 97 penumpang,” kata juru bicara Badan Maritim Malaysia, Mohamad Zuhri.
Kata dia, kapal dengan ukuran sekecil itu hanya bisa mengangkut 30 penumpang. Hari ini, para penyelam dterjunkan untuk mencari penumpang yang masih hilang. Selain itu, zona pencarian juga diperluas. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya